Pikiran mempengaruhi harga diri. Perasaan kurang menghargai diri sendiri lahir karena beberapa sebab. Sebab paling berbahaya adalah tidak merasakan cinta dan kasih sayang dari orang – orang disekitarnya. Ketika sudah merasa tidak dicintai seseorang akan kehilangan keseimbangan mental. Selanjutnya ia akan mencari sesuatu yang lain sebagai pengganti cinta yang hilang itu. Sangat mungkin ia akan lari ke narkoba. Atau ia akan memilih berbagai perilaku negatif : menghabiskan waktu di depan televisi, menghindari kontak dengan orang lain, atau tidur berjam – jam. Orang yang merasa tidak dicintai akan merasa kesepian dan merasa terbuang. Kondisi seperti ini akan mengakibatkan ganguang psikologis sehingga ia tidak percaya, baik pada diri sendiri atau pada orang lain
Perhargaan terhadap diri sendiri adalah perasaan seseorang terhadap dirinya sendiri, pendapat tentang dirinya dan kepuasan pada dirinya. Perhargaan terhadap diri sendiri memiliki 3 fondasi utama, diantaranya :
- Menerima diri sendiri .Terimalah diri sendiri apa adanya, menerima bentuk tubuhnya, dengan begitu ia tidak merasa ada sesuatu yang tidak ia sukai pada dirinya. Baik secara jasmani maupun kejiwaan
- Harga diri. Harga diri dibangun ketika ia merasa menjadi bagian penting dalam lingkup sosial. Ketika ia merasakan hal yang sebaliknya maka jiwanya tidak akan stabil
- Mencintai diri sendiri. Hal ini berkaitan dengan kesadaran diri bahwa ia diciptakan sebagai bagian dari anugrah Tuhan. Sehingga ketika kesadaran itu muncul maka ia akan merasakan cinta terhadap diri sendiri.
Kesemua hal diatas berawal dari sikap diri dan kemauan untuk mengubah sikap terhadap diri sendiri, dan kesemuanya dimulai dengan cara mengubah pikiran, karena pikiran mempengaruhi harga diri


Oktober 05, 2015

Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar